Selasa, 10 Februari 2026

Konfigurasi VLAN Menggunakan Multilayer Switch

Konfigurasi VLAN Menggunakan Multilayer Switch



Biasanya kalau kita membuat VLAN di software cisco packet tracer pasti kita akan menggunakan switch. Kemudian jika kita ingin menghubungkan antar VLAN yang telah dibuat tentunya harus menambahkan perangkat router.

Bagaimana jika konfigurasi pembuatan VLAN dan inter-VLAN dilakukan dalam satu perangkat yang sama ? Jawabannya adalah dengan menggunakan Multilayer Switch.

Multilayer Switch atau Switch Layer 3 adalah switch yang memiliki kemampuan layaknya router yakni menghubungkan host-host yang berbeda jaringan. Dengan menggunakan Multilayer Switch, konfigurasi pembuatan vlan dan menghubungkan antar vlan dapat dilakukan tanpa perlu menambahkan perangkat router.

Konfigurasi VLAN Pada Switch Layer 3

Berikut adalah topologi yang akan kita gunakan untuk membuat VLAN dengan Multilayer Switch :

Gambar topologi vlan

Detail topologi :
Tabel pengalamatan host


Tabel vlan pada switch


Pada topologi di atas, kita akan membuat dua VLAN yang berbeda yakni VLAN11 dan VLAN12. Kemudian setiap komputer akan menggunakan ip dhcp dari switch.

Agar memudahkan dalam memahami konfigurasi yang dilakukan, maka saya akan membagi proses konfigurasi menjadi beberapa bagian yaitu :
  1. Membuat VLAN
  2. Mengkonfigurasi switchport
  3. Mengkonfigurasi ip address
  4. Mengkonfigurasi dhcp server
  5. Mengkonfigurasi inter-VLAN

1. Membuat VLAN

Berikut ini perintah untuk membuat VLAN :
vlan [ID]
Perintah untuk memberikan VLAN :
name [vlan_name]
Apabila kita tidak memberikan nama pada vlan, maka vlan akan menggunakan ID Sebagai nama default nya.
Berikut perintah lengkap dalam konfigurasi VLAN :

2. Konfigurasi Switchport Layer 3

Pada bagian ini kita akan menentukan apakah port pada Multilayer Switch akan dijadikan mode access atau mode trunk.

Karena kita hanya menggunakan satu buah Multilayer Switch tanpa menambahkan perangkat switch layer 3 yang lain, maka kita hanya akan mengkonfigurasi switchport mode access pada port yang terhubung ke client.
Perintah untuk mengkonfigurasi switchport mode access :
switchport access vlan [ID]
Berikut adalah perintah lengkapnya :


3. Konfigurasi IP Address

IP address pada switch berfungsi sebagai gateway bagi client agar bisa berkomunikasi dengan jaringan lain. Adapun pemberian ip address dilakukan pada interface vlan.
Sebelum mengkonfigurasi ip address, kita harus membuat interface vlan-nya terlebih dahulu dengan perintah :

interface vlan [ID]

Kemudian konfigurasi ip address sesuai topologi.

Switch(config)#interface vlan 11
Switch(config-if)#ip address 192.168.1.254 255.255.255.0 Switch(config-if)#exit
Switch(config)#interface vlan 12
Switch(config-if)#ip address 192.168.2.254 255.255.255.0 Switch(config-if)#exit
Switch(config)#


Kita tidak perlu menggunakan perintah no shutdown pada interface vlan karena interface tersebut sudah otomatis aktif ketika kita membuatnya.

4. Konfigurasi DHCP Server

Pada topologi di atas, terdapat dua VLAN yang akan menggunakan layanan DHCP untuk mendapatkan ip address. Oleh karena itu kita akan membuat 2 DHCP Server dengan nama pool VLAN11 dan VLAN12.

Berikut perintah lengkapnya :


5. Konfigurasi Inter-VLAN

Maksud dari inter-VLAN adalah menghubungkan vlan-vlan yang berbeda ID sehingga setiap host yang berada didalam vlan yang satu dapat berkomunikasi dengan host pada vlan yang lain.

Jika pada perangkat router, kita perlu mengkonfigurasi sub-interface dan encapsulation, maka pada Switch layer 3 cukup menggunakan perintah ip routing seperti berikut :

Switch(config)#ip routing

Maksud Setelah semua konfigurasi selesai, kita dapat melakukan pengecekan apakah konfigurasi yang dilakukan sudah sesuai dan benar dengan menggunakan beberapa perintah.

Perintah show vlan brief :


Perintah show ip interface brief :



Perintah show running-config


Setelah konfigurasi pada switch selesai, sekarang saatnya konfigurasi pada sisi client, yakni mengaktifkan dhcp client.

Langsung saja kita klik salah satu client, kemudian masuk ke tab Desktop, lalu pilih IP Configuration. Klik pada opsi DHCP
dan tunggu proses request selesai sehingga client mandapatkan ip address seperti berikut :



Lakukan pada client yang lain sehingga masing-masing client mendapatkan IP DHCP dari switch. Selanjutnya kita tes apakah host telah saling terhubung. Gunakan perintah ping dari host PC0 ke PC1 dan dari PC0 ke PC2.



Ping dari PC0 ke PC1 (VLAN sama)


Ping dari PC0 ke PC2 (berbeda VLAN)

Saya anggap kedua pengujian tersebut telah mewakili pengujian untuk masing-masing vlan. Client yang berbeda vlan telah berhasil terkoneksi dan sekarang seluruh client dapat berkomunikasi satu sama lain.

Demikialah konfigurasi VLAN pada Switch Layer 3. Semoga penjelasan yang diberikan mudah untuk dipahami. Semoga bermanfaat.

Tugas :

1. Jelaskan perbedaan switch dengan Switch layer 3?
2. Praktikkan konfigurasi VLAN pada switch layer 3?
3. Buatkan laporan praktik VLAN.


Referensi :

https://www.diaryconfig.com/2017/08/konfigurasi-vlan-menggunakan-multilayer.html

0 komentar:

Posting Komentar