Selasa, 10 Februari 2026

Konfigurasi Router Dinamis - EIGRP Cisco

Konfigurasi Routing EIGRP pada Cisco

Contoh topologi routing EIGRP

Apa itu EIGRP?

Enhanced Interior Gateway Routing Protocol merupakan protokol routing yang hanya dapat digunakan pada router- router cisco dan termasuk ke dalam distance vector routing protocol.

Gambar Cisco

Salah satu kelebihan dari EIGRP adalah adanya feasible successor atau jalur backup yang akan menggantikan jalur utama apabila terjadi kegagalan link (down) pada jalur utama tersebut. 
Beberapa karakteristik dari eigrp antara lain :
  • Menggunakan algoritma DUAL
  • Memiliki hop count sebanyak 224
  • Dapat melakukan convergence secara cepat
  • Mampu menonaktifkan auto-summary route
  • Menggunakan composite metric
Terdapat dua langkah yang harus dilakukan, yakni :
  1. Mengaktifkan routing eigrp
  2. Mengadvertise network yang terhubung dengan router.
Perintah untuk mengaktifkan routing EIGRP adalah sebagai berikut :

router eigrp [ASN]

  • ASN (Autonomous System Number) merupakan sebuah identifier yang digunakan router-router eigrp untuk mengenali router eigrp yang lainnya. 
  • Router EIGRP hanya dapat berkomunikasi dengan router eigrp lain yang berada dalam satu ASN yang sama.
Apabila router ingin berkomunikasi dengan router lain yang terletak di ASN yang berbeda, maka harus dilakukan redistribute. Untuk saat ini kita belum akan membahas tentang redistribute ini.

Sedangkan untuk mendaftarkan (advertise) network menggunakan perintah :

network [network_address]
  • network address adalah network yang terhubung secara langsung dengan router.
  • Terdapat opsi lain untuk melakukan advertise network yakni dengan menambahkan wildcard mask dibelakang network address, seperti berikut :
network [network_address] [wildcard mask]

  • wildcard mask berfungsi untuk menentukan network tertentu (spesifik) yang harus diadvertise.

Kita juga bisa menggunakan perintah no auto-summary
Perintah ini berguna agar network address tidak disummarisasi (auto summarize). 
Untuk beberapa kasus, perintah ini sangat penting karena jika tidak menggunakan perintah ini, bisa-bisa routing akan menjadi kacau.

Konfigurasi Routing EIGRP

Sekarang lihatlah topologi di bawah ini :
Topologi di atas merupakan contoh atau ilustrasi dari tiga buah router yang akan menggunakan routing eigrp. Jika masih bingung dengan ip yang digunakan oleh router dan PC di atas, silahkan lihat tabel di bawah ini :
DeviceInterfaceIP AddressSubnetmaskGateway
R1
FastEthernet 0/0192.168.1.254255.255.255.0
N/A
Serial 2/0100.100.100.1255.255.255.252
N/A
Serial 3/0100.100.100.5255.255.255.252
N/A
R2
FastEthernet 0/0192.168.2.254255.255.255.0
N/A
Serial 2/0100.100.100.6255.255.255.252
N/A
Serial 3/0100.100.100.9255.255.255.252
N/A
R3
FastEthernet 0/0192.168.3.254255.255.255.0
N/A
Serial 2/0100.100.100.2
255.255.255.252
N/A
Serial 3/0100.100.100.10255.255.255.252
N/A
PC 1
FastEthernet 0192.168.1.1255.255.255.0192.168.1.254
PC 2
FastEthernet 0192.168.2.1255.255.255.0192.168.2.254
PC 3
FastEthernet 0192.168.3.1255.255.255.0192.168.3.254

Berikut adalah konfigurasi dari masing-masing router di atas,

Konfigurasi R1 :

Konfigurasi R2 :


Konfigurasi R3 :


Konfigurasi PC :

Setelah melakukan konfigurasi, selanjutnya kita cek terhadap semua network dengan cara melakukan ping dari satu PC ke PC lain, atau dengan cara kirim pesan (message) ke perangkat lainnya.

Cek melalui Router dengan cara masukkan perintah berikut : 
show ip route
show ip route eigrp
Hasilnya akan tempil seperi ini pada R1 :

Tugas :

1. Jelaskan secara singkat penjelasan tentang Routing EIGRP ? 
2. Jelaskan perbedaan antara Router EIGRP, OSPF, dan RIP? 
3. Praktikkan Konfigurasi tersebut? 
4. Buatlah laporan praktik dari poin nomor 3?

Referensi :

https://www.diaryconfig.com/2017/10/konfigurasi-routing-eigrp-pada-cisco.html

Konfigurasi VLAN Menggunakan Multilayer Switch

Konfigurasi VLAN Menggunakan Multilayer Switch



Biasanya kalau kita membuat VLAN di software cisco packet tracer pasti kita akan menggunakan switch. Kemudian jika kita ingin menghubungkan antar VLAN yang telah dibuat tentunya harus menambahkan perangkat router.

Bagaimana jika konfigurasi pembuatan VLAN dan inter-VLAN dilakukan dalam satu perangkat yang sama ? Jawabannya adalah dengan menggunakan Multilayer Switch.

Multilayer Switch atau Switch Layer 3 adalah switch yang memiliki kemampuan layaknya router yakni menghubungkan host-host yang berbeda jaringan. Dengan menggunakan Multilayer Switch, konfigurasi pembuatan vlan dan menghubungkan antar vlan dapat dilakukan tanpa perlu menambahkan perangkat router.

Konfigurasi VLAN Pada Switch Layer 3

Berikut adalah topologi yang akan kita gunakan untuk membuat VLAN dengan Multilayer Switch :

Gambar topologi vlan

Detail topologi :
Tabel pengalamatan host
HostIP AddressSubnet MaskGatewayVLAN
PC 0DHCP255.255.255.0192.168.1.25411
PC 1DHCP255.255.255.0192.168.1.25411
PC 2DHCP255.255.255.0192.168.2.25412
PC 3DHCP255.255.255.0192.168.2.25412
Tabel vlan pada switch
PortSwitchport
FastEthernet 0/1Access (VLAN 11)
FastEthernet 0/2Access (VLAN 11)
FastEthernet 0/11Access (VLAN 12)
FastEthernet 0/12Access (VLAN 12)


Pada topologi di atas, kita akan membuat dua VLAN yang berbeda yakni VLAN11 dan VLAN12. Kemudian setiap komputer akan menggunakan ip dhcp dari switch.

Agar memudahkan dalam memahami konfigurasi yang dilakukan, maka saya akan membagi proses konfigurasi menjadi beberapa bagian yaitu :
  1. Membuat VLAN
  2. Mengkonfigurasi switchport
  3. Mengkonfigurasi ip address
  4. Mengkonfigurasi dhcp server
  5. Mengkonfigurasi inter-VLAN

Membuat VLAN


Berikut ini perintah untuk membuat VLAN :
vlan [ID]


Perintah untuk memberikan VLAN :
name [vlan_name]


Apabila kita tidak memberikan nama pada vlan, maka vlan akan menggunakan ID Sebagai nama default nya. 

Berikut perintah lengkap dalam konfigurasi VLAN :

## masuk ke mode global configuration
Switch>enable
Switch#configure terminal

## membuat vlan 11
Switch(config)#vlan 11
Switch(config-vlan)#name VLAN11
Switch(config-vlan)#exit
Switch(config)#

## membuat vlan 12
Switch(config)#vlan 12
Switch(config-vlan)#name VLAN12
Switch(config-vlan)#exit
Switch(config)#

Konfigurasi Switchport Layer 3

Pada bagian ini kita akan menentukan apakah port pada Multilayer Switch akan dijadikan mode access atau mode trunk.

Karena kita hanya menggunakan satu buah Multilayer Switch tanpa menambahkan perangkat switch layer 3 yang lain, maka kita hanya akan mengkonfigurasi switchport mode access pada port yang terhubung ke client.

Perintah untuk mengkonfigurasi switchport mode access :
switchport access vlan [ID]

Berikut adalah perintah lengkapnya :
## konfigurasi switchport pada fa0/1 dan fa0/2

Switch(config)#interface range fa0/1-2
Switch(config-if-range)#switchport mode access
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 11
Switch(config-if-range)#exit
Switch(config)#

## konfigurasi switchport pada fa0/11 dan fa0/12

Switch(config)#interface range fa0/11-12
Switch(config-if-range)#switchport mode access
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 12
Switch(config-if-range)#exit
Switch(config)#


Konfigurasi IP Address

IP address pada switch berfungsi sebagai gateway bagi client agar bisa berkomunikasi dengan jaringan lain. Adapun pemberian ip address dilakukan pada interface vlan.

Sebelum mengkonfigurasi ip address, kita harus membuat interface vlan-nya terlebih dahulu dengan perintah  :

interface vlan [ID]

Kemudian konfigurasi ip address sesuai topologi. 
Switch(config)#interface vlan 11
Switch(config-if)#ip address 192.168.1.254 255.255.255.0
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#interface vlan 12
Switch(config-if)#ip address 192.168.2.254 255.255.255.0
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#

Kita tidak perlu menggunakan perintah no shutdown pada interface vlan karena interface tersebut sudah otomatis aktif ketika kita membuatnya.

Konfigurasi DHCP Server

Pada topologi di atas, terdapat dua VLAN yang akan menggunakan layanan DHCP untuk mendapatkan ip address. Oleh karena itu kita akan membuat 2 DHCP Server dengan nama pool VLAN11 dan VLAN12.

Berikut perintah lengkapnya :
## konfigurasi dhcp VLAN11
Switch(config)#ip dhcp pool VLAN11
Switch(dhcp-config)#network 192.168.1.0 255.255.255.0
Switch(dhcp-config)#default-router 192.168.1.254
Switch(dhcp-config)#dns-server 192.168.1.254
Switch(dhcp-config)#exit

## konfigurasi dhcp VLAN 12
Switch(config)#ip dhcp pool VLAN12
Switch(dhcp-config)#network 192.168.2.0 255.255.255.0
Switch(dhcp-config)#default-router 192.168.2.254
Switch(dhcp-config)#dns-server 192.168.2.254
Switch(dhcp-config)#exit

## membuat excluded-address
Switch(config)#ip dhcp excluded-address 192.168.1.254 192.168.1.254
Switch(config)#ip dhcp excluded-address 192.168.2.254 192.168.2.254
Switch(config)#


Konfigurasi Inter-VLAN

Maksud dari inter-VLAN adalah menghubungkan vlan-vlan yang berbeda ID sehingga setiap host yang berada didalam vlan yang satu dapat berkomunikasi dengan host pada vlan yang lain.

Jika pada perangkat router, kita perlu mengkonfigurasi sub-interface dan encapsulation, maka pada Switch layer 3 cukup menggunakan perintah ip routing seperti berikut  :
Switch(config)#ip routing

Maksud Setelah semua konfigurasi selesai, kita dapat melakukan pengecekan apakah konfigurasi yang dilakukan sudah sesuai dan benar dengan menggunakan beberapa perintah.

Perintah show vlan brief :

Switch#show vlan brief

VLAN Name                             Status    Ports
---- -------------------------------- --------- -------------------------------
1    default                          active    Fa0/3, Fa0/4, Fa0/5, Fa0/6
                                                Fa0/7, Fa0/8, Fa0/9, Fa0/10
                                                Fa0/13, Fa0/14, Fa0/15, Fa0/16
                                                Fa0/17, Fa0/18, Fa0/19, Fa0/20
                                                Fa0/21, Fa0/22, Fa0/23, Fa0/24
                                                Gig0/1, Gig0/2
11   VLAN11                           active    Fa0/1, Fa0/2
12   VLAN12                           active    Fa0/11, Fa0/12
1002 fddi-default                     active    
1003 token-ring-default               active    
1004 fddinet-default                  active    
1005 trnet-default                    active    

Switch#

Perintah show ip interface brief :
Switch#show ip interface brief
Interface              IP-Address      OK? Method Status                Protocol 
FastEthernet0/1        unassigned      YES unset  up                    up 
FastEthernet0/2        unassigned      YES unset  up                    up 
FastEthernet0/3        unassigned      YES unset  down                  down 
Vlan1                  unassigned      YES unset  administratively down down 
Vlan11                 192.168.1.254   YES manual up                    up 
Vlan12                 192.168.2.254   YES manual up                    up
Switch#

Perintah show running-config :

Switch#show running-config 
Building configuration...


Current configuration : 1816 bytes
!
version 12.2
no service timestamps log datetime msec
no service timestamps debug datetime msec
no service password-encryption
!
hostname Switch
!
!
!
!
ip dhcp excluded-address 192.168.1.254
ip dhcp excluded-address 192.168.2.254
!
ip dhcp pool VLAN11
 network 192.168.1.0 255.255.255.0
 default-router 192.168.1.254
 dns-server 192.168.1.254
ip dhcp pool VLAN12
 network 192.168.2.0 255.255.255.0
 default-router 192.168.2.254
 dns-server 192.168.2.254
!
!
ip routing
!
!
!
!
interface FastEthernet0/1
 switchport access vlan 11
 switchport mode access
!
interface FastEthernet0/2
 switchport access vlan 11
 switchport mode access
!
interface FastEthernet0/3
!
interface FastEthernet0/4
!
interface FastEthernet0/5
!
interface FastEthernet0/11
 switchport access vlan 12
 switchport mode access
!
interface FastEthernet0/12
 switchport access vlan 12
 switchport mode access
!
interface FastEthernet0/13
!
interface FastEthernet0/14
!
interface FastEthernet0/15
!
interface Vlan1
 no ip address
 shutdown
!
interface Vlan11
 mac-address 0005.5e7a.3701
 ip address 192.168.1.254 255.255.255.0
!
interface Vlan12
 mac-address 0005.5e7a.3702
 ip address 192.168.2.254 255.255.255.0
!
ip classless
!
ip flow-export version 9
!
!
!
!
!
!
!
line con 0
!
line aux 0
!
line vty 0 4
 login
!
!
!
end


Switch#

Setelah konfigurasi pada switch selesai, sekarang saatnya konfigurasi pada sisi client, yakni mengaktifkan dhcp client.


Langsung saja kita klik salah satu client, kemudian masuk ke tab Desktop, lalu pilih IP Configuration. Klik pada opsi DHCP dan tunggu proses request selesai sehingga client mandapatkan ip address seperti berikut :



Konfigurasi DHCP Client

Lakukan pada client yang lain sehingga masing-masing client mendapatkan IP DHCP dari switch. Selanjutnya kita tes apakah host telah saling terhubung. Gunakan perintah ping dari host PC0 ke PC1 dan dari PC0 ke PC2. 



Pengujian Intra VLAN
Ping dari PC0 ke PC1 (VLAN sama)

Pengujian Inter VLAN
Ping dari PC0 ke PC2 (berbeda VLAN)


Saya anggap kedua pengujian tersebut telah mewakili pengujian untuk masing-masing vlan. Client yang berbeda vlan telah berhasil terkoneksi dan sekarang seluruh client dapat berkomunikasi satu sama lain.

Demikialah konfigurasi VLAN pada Switch Layer 3. Semoga penjelasan yang diberikan mudah untuk dipahami. Semoga bermanfaat.


Tugas :
1. Jelaskan perbedaan switch dengan Switch layer 3?
2. Praktikkan konfigurasi VLAN pada switch layer 3?
3. Buatkan laporan praktik VLAN.

Referensi :
https://www.diaryconfig.com/2017/08/konfigurasi-vlan-menggunakan-multilayer.html