Fitur unggulan Switch Cisco adalah Manageable Switch, berbeda dengan switch biasa yang hanya melewatkan paket data, Switch milik Cisco ini memiliki fitur VLAN.
VLAN merupakan singkatan dari Virtual LAN atau gampangnya disebut LAN yang tidak nyata, seolah olah kita berada di dalam jaringan yang berbeda padahal masih didalam switch yang sama.VLAN memungkinkan dalam satu switch terdiri dari beberapa network. Kita bisa membuat Port 1 dan 2 dalam switch memiliki subnet dan kelas yang berbeda. Hal tersebut bisa saja dilakukan dengan mengkonfigurasi VLAN.
Gampangnya seperti ini, tanpa VLAN ketika kita ingin membuat 3 jaringan yang berbeda kita memerlukan 3 Switch biasa. Namun dengan bantuan VLAN kita bisa membuat 3 Jaringan yang berbeda dengan hanya 1 Switch saja. Ilustrasinya seperti dibawah :
Press enter or click to view image in full size
Dengan VLAN
Tanpa VLAN
Topologi Jaringan
Kita akan membuat jaringan vlan seperti diatas. Detailnya :
Vlan 10 ( Switch 1 ) :
Default Gateway : 192.200.0.1/23
Pc 0 Address : 192.200.0.2/23
Vlan 20 ( Switch 2) :
Default Gateway : 192.100.0.1/24
Pc 1 address : 192.100.0.2/24
1. Konfigurasi VLAN di switch.
Disini kita akan membuat 2 VLAN yaitu VLAN10 yang akan mengakses vlan 10 dan VLAN20 yang akan mengakses vlan 20.
Masuk kedalam konfigurasi vlan dengan command
vlan [vlan yang akan dikonfigurasi]
Lalu berikan nama dengan command
name [nama vlan]
Fungsi command ex adalah untuk keluar dari konfigurasi vlan.
Lihat apakah vlan telah aktif dengan command. Jangan lupa exit dari configuration terminal.
sh vlan
Setelah itu masuk lagi ke configuration terminal dengan command
conf t
Masuk ke interface Fa1/1 lalu ketikkan command seperti dibawah.
int fa1/1 = masuk kedalam interface fastethernet 1/1
switchport mode access = untuk merubah ke mode akses
switchport access vlan 10 = untuk memberitahu bahwa fa1/1 akan mengakses vlan 10
Lakukan juga di interface Fa2/1 yang akan mengakses vlan 20.
Press enter or click to view image in full size
Ohiya, jangan lupa setiap ingin berpindah interface harus keluar dulu dari interface yang sebelumnya ya dengan command “ ex atau exit “.
Nah sekarang tinggal mengurus Interface yang akan terhubung dengan router yaitu Fa0/1. Kalau tadi menggunakan mode akses, maka di interface Fa0/1 ini akan menggunakan mode Trunk.
2. Konfigurasi di Router.
Selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi di Router. Buka router lalu ke tab CLI , lalu ikuti seperti dibawah. Kita akan masuk ke interface Fa0/0 karena dia yang terhubung ke switch tadi.
no sh merupakan singkatan dari no shutdown
Pertama-tama kita melakukan konfigurasi untuk vlan 10 sesuai dengan topologi yang telah kita buat yaitu diberikan ip 192.200.0.1/23 . Ikuti command dibawah ini.
int fa0/0.10 = perintah untuk memasuki interface vlan 10
encapsulation dot1Q [vlan] = perintah untuk enkapsulasi. IEEE 802.1Q (kadang-kadang disebut sebagai 1Q atau DOT1Q).
ip address [address] [netmask] = perintah untuk memberikan ip
Lalu selanjutnya konfigurasi untuk vlan 20 sesuai dengan topologi yang telah kita buat yaitu diberikan ip 192.100.0.1/24 . Menggunakan command seperti tadi.
3. Pemberian IP di Komputer.
PC 2 Sesuai topologi akan terhubung ke VLAN 10 yang berarti akan menggunakan default gateway 192.200.0.1 dengan Subnet mask 255.255.254.0 ( /23 )
PC3 Sesuai topologi akan terhubung ke VLAN 20 yang berarti akan menggunakan default gateway 192.100.0.1 dengan Subnet mask 255.255.255.0 ( /24 )
Nah sampai disini konfigurasinya telah selesai. Kalian bisa menambahkan jumlah komputer sesuai kebutuhan dengan dasar seperti tadi.
untuk ujicoba silakan kirim message ke masing-masing pc sesuai dengan jalur VLAN.
0 komentar:
Posting Komentar