Unicast, komunikasi one-to-one/tunggal-ke-tunggal, sumber tunggal mengirimkan data ke tujuan tunggal.
Multicast, komunikasi one-to-many/tunggal-ke-banyak, sebuah transmisi yang diterima oleh sekelompok perangkat sebagai tujuannya.
Anycast, mirip dengan multicast, namun sumbernya memilih tujuan yang terdekat diantara banyak tujuan untuk transmisinya.
Keunggulan IPv6
Keunggulan IPv6 diantaranya sebagai berikut :
Lebih banyak alamat yang tersedia.
Koneksi lebih baik dalam jaringan p2p.
Lebih cepat.
Konfigurasi otomatis.
Efisien routing.
Keamanan tinggi.
Tingkat konversi lebih tinggi.
Praktik IPv6
Ikuti langkah-langkahnya sebagai berikut :
note : saya menggunakan packet tracer versi 6.2
Langkah 1:
Tambahkan2(Dua) Router 1841 atau jenis lainnya, tapi disini saya menggunakan Router 1841.
2(dua) Switch.
4(empat) PC.
Perangkat Router, Switch dan PC
Tampilan hasil topologi:
Selanjutnya tentukan kabel penghubung untuk Router, Switch dan PC, berikut :
Kabel Serial DTE
Kabel Cooper Straight-Through
Untuk menghubungkan Router 1841 (belum memiliki koneksi) makanya harus ditambahkan slot serial dengan melakukan drag module WIC-1T ke bagian Router, sebelum menambahkan power on di offkan terlebih dahulu, seperti dibawah ini :
Router belum ditambahkan module WIC-1T
Module WIC-1T ditambahkan ke Router
Router sudah ditambahkan module WIC-1T
Setelah itu Kabel DTE dapat dihubukan Router ke Router, sedangkang Kabel Cooper Straight-Through, untuk menghubungkan Router dengan Switch, begitu juga dengan Switch ke setiap PC.
Persiapan Praktik :
Tentukan IP Address yang akan kita gunakan dalam jaringan.
Kita tentukan 3 Subnet Jaringan yang akan digunakan, sebagai berikut :
2001:036::/64==> Jaringan 1 2001:037::/64==> Jaringan 2 2001:038::/64==> Jaringan 3
A. Konfigurasi IPv6 di Router 0
1. Klik perangkat Router0 2. Pilih CLI (Command Line Interface) 3. Ketik perintah diberikut ini :
4. Simpan konfigurasi Routing supaya berjalan ketika dinyalakan
Router# copy running-config startup-config
5. Masukkan perintah ini untuk melihat table routing yang telah terbentuk secara otomasis
Router# show ipv6 route
6. Hasilnya seperti ini :
Hasil Router 0
Hasil Router 1
Berikut ini perintah dan fungsi yang terdapat pada Router.
Perintah-perintah Config IPV6
D. Konfigurasi PC / End Devices
Setelah semua sudah dikonfigurasi, selanjutnya kita melakukan konfigurasi pada masing-masing PC dengan setting IP otomatis dengan melakukan Auto Config, sebagai berikut :
a). Pada PC 0
Klik PC0
Pilih Config
Pilih fastethernet 0
Pilih IPv6 Configuration
Klik Auto Config
Config PC0
b). Pada PC 1
Klik PC1
Pilih Config
Pilih fastethernet 0
Pilih IPv6 Configuration
Klik Auto Config
Config PC1
c). Pada PC 2
Klik PC2
Pilih Config
Pilih fastethernet 0
Pilih IPv6 Configuration
Klik Auto Config
Config PC2
d). Pada PC 3
Klik PC3
Pilih Config
Pilih fastethernet 0
Pilih IPv6 Configuration
Klik Auto Config
Config PC3
6. Langkah terakhir kita lakukan pengecekan ke dengan melakukan tes pengiriman masing-masing PC apa sudah saling terhubung.
Haslil Test PC ke PC
Kita juga bisa melakukan test jaringan dengan command prompt, sebagai contoh kita pilih PC0, seperti berikut :
1. Klik PC0 2. Pilih Desktop 3. Klik Command Prompt 4. Ketik Perintah dibawah ini
ping 2001:36::250:FFF:FE46:3A9E
Hasil Test Command Prompt PC0
Berhasil dilakukan test ping pada PC0, bisa dilakukan pada PC yang lainnya. Selamat Mencoba
Tugas:
1. Praktikkan konfigurasi diatas? 2. Tuliskan yang dimaksud dengan IPv6? 3. Buatlan laporan hasil praktik yang telah dikerjakan?
0 komentar:
Posting Komentar