Konfigurasi Port Security Cisco dan Mode Violation
Konfigurasi Port Security pada switch Cisco dilakukan secara bertahap agar port hanya dapat diakses oleh host yang diizinkan. Fitur ini sangat penting untuk meningkatkan keamanan jaringan lokal (LAN).
Tahapan Umum Konfigurasi Port Security
Secara umum, konfigurasi port security meliputi langkah-langkah berikut:
Mengatur switchport ke mode access
Port harus berada pada mode access agar port security dapat diterapkan.Mengaktifkan port security
Fitur port security diaktifkan pada interface yang dipilih.Menentukan jenis port security (static atau sticky)
Static → MAC Address diinput manual
Sticky → MAC Address tersimpan otomatis
Menentukan jumlah maksimal host
Membatasi berapa perangkat yang boleh terhubung ke satu port.Menentukan mode violation
Mengatur tindakan switch jika terjadi pelanggaran.
Mode Violation pada Port Security Cisco
Mode violation adalah respon switch saat ada host dengan MAC Address tidak terdaftar mencoba terhubung.
1. Protect
Paket dari host tidak diizinkan dibuang (drop)
Port tetap aktif (ON)
Tidak mencatat jumlah pelanggaran
2. Restrict
Paket tetap dibuang
Switch mencatat jumlah violation
Port tetap aktif
Cocok untuk monitoring pelanggaran
3. Shutdown
Port langsung dinonaktifkan
Mode paling aman
Membutuhkan tindakan admin untuk mengaktifkan kembali
Praktik Konfigurasi Port Security
Perhatikan topologi dibawah ini:
Port Security Mode Violation Protect
"karena kedua port menerapkan port security dan violation yang sama, kita bisa mengkonfigurasi kedua interface sekaligus dengan menggunakan command interface range."
Port Security Mode Violation Restrict
Karena sebelumnya kita sudah mengkonfigurasi ip address dan mode switchport, serta port security juga sudah aktif, maka kita hanya perlu mengubah konfigurasi mode violation saja. Ubah menjadi restrict dengan command berikut :
Lakukan ping dari PC0 ke PC1 atau sebaliknya, kemudian pindahkan link dari PC1 ke Laptop dan lakukan ping ke PC0
Lalu bagaimana cara membedakan mode restrict dengan protected ? Kita bisa melihat menggunakan command show port-security interface <nama_interface> :
Lihat pada bagian Violation Count. Mode restrict akan menghitung jumlah violation yang terjadi, sedangkan mode protected tidak. Cobalah kembali konfigurasi mode protected kemudian lihat jumlah violation nya. *Pastikan host laptop tidak bisa terkoneksi.
Port Security Mode Shutdown
Untuk mengubah violation menjadi shutdown cukup gunakan command :
Lakukan ping dari PC0 ke PC1 atau sebaliknya, kemudian pindahkan link dari PC1 ke Laptop dan lakukan ping ke PC0
Kesimpulan :
Dari praktikum 3 mode violation di atas dapat kita lihat jika pada mode Protected dan Restrict hanya melakukan drop paket sementara port interface tetap dalam keadaan menyala (ON).
Sedangkan pada mode shutdown, port interface akan ter-shutdown yang juga berakibat host tidak dapat terhubung dengan switch maupun host lainnya.
Sedangkan untuk membedakan violation protected dan restrict dapat dilihat pada violation count menggunakan perintah show port-security interface <nama_interface> .
Kata kunci SEO: konfigurasi port security Cisco, langkah port security, mode violation port security, port security sticky, praktik Cisco SMK
Referensi:
https://www.diaryconfig.com/2017/09/konfigurasi-port-security-cisco.html
0 komentar:
Posting Komentar