Materi Dasar Router Static dan Router Dinamis Administrasi Sistem Jaringan
1. Pengertian Routing
Router adalah perangkat keras jaringan yang berfungsi menghubungkan 2 (dua) atau lebih jaringan yang berbeda.
Routing adalah proses menentukan jalur terbaik agar data dari satu jaringan bisa sampai ke jaringan lain melalui router.
Router menggunakan routing table untuk mengetahui:
Jaringan tujuan
Jalur (next hop) yang harus dilewati
2. Routing Statis vs Routing Dinamis
š¹ Routing Statis
Routing yang diatur secara manual oleh administrator.
Ciri-ciri:
Harus diketik satu per satu
Tidak berubah otomatis
Cocok untuk jaringan kecil
Kelebihan:
Lebih aman
Beban router ringan
Kekurangan:
Tidak fleksibel
Jika jalur putus, harus diatur ulang manual
š¹ Routing Dinamis
Routing yang belajar dan memperbarui jalur secara otomatis menggunakan routing protocol.
Ciri-ciri:
Router saling bertukar informasi
Otomatis mencari jalur terbaik
Cocok untuk jaringan besar
Kelebihan:
Lebih fleksibel
Otomatis menyesuaikan jika ada perubahan jaringan
Kekurangan:
Konfigurasi lebih kompleks
Membutuhkan resource router lebih besar
3. Pengertian Router Dinamis
Router Dinamis adalah router yang menggunakan routing protocol untuk:
Mempelajari jaringan lain
Memilih jalur terbaik
Memperbarui routing table secara otomatis
4. Jenis-Jenis Routing Protocol Dinamis
1️⃣ RIP (Routing Information Protocol)
Menggunakan hop count (jumlah lompatan)
Maksimal 15 hop
Cocok untuk jaringan kecil
š Ibaratnya: pilih jalan berdasarkan berapa kali belok
2️⃣ OSPF (Open Shortest Path First)
Menggunakan cost (kecepatan jalur)
Lebih cepat dan efisien
Cocok untuk jaringan menengah hingga besar
š Ibaratnya: pilih jalan tercepat meskipun lebih jauh
3️⃣ IGRP (Interior Gateway Routing Protocol)
Dikembangkan oleh Cisco
Sekarang sudah jarang digunakan
Digantikan oleh EIGRP
4️⃣ EIGRP (Enhanced IGRP)
Versi pengembangan dari IGRP
Cepat, efisien, dan pintar memilih jalur
Umumnya digunakan di perangkat Cisco
š Ibaratnya: GPS cerdas yang mempertimbangkan banyak faktor
5️⃣ BGP (Border Gateway Protocol)
Digunakan di internet
Menghubungkan antar ISP / AS
Bukan untuk jaringan sekolah
š Ibaratnya: pengatur lalu lintas antar negara
6️⃣ IS-IS (Intermediate System to Intermediate System)
Mirip OSPF
Digunakan oleh ISP besar
Jarang dipakai di sekolah
5. Tabel Perbedaan Routing Statis dan Dinamis
| Aspek | Routing Statis | Routing Dinamis |
|---|---|---|
| Pengaturan | Manual | Otomatis |
| Perubahan jalur | Tidak otomatis | Otomatis |
| Cocok untuk | Jaringan kecil | Jaringan besar |
| Beban router | Ringan | Lebih berat |
| Contoh | Static Route | RIP, OSPF, EIGRP |
6. Tabel Perbandingan Routing Protocol Dinamis
| Protokol | Jenis | Cara Kerja Sederhana | Kelebihan | Kekurangan | Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|---|
| RIP | Distance Vector | Hitung jumlah hop | Mudah dipahami | Maks 15 hop, lambat | Jaringan kecil |
| OSPF | Link State | Pilih jalur tercepat | Cepat & efisien | Konfigurasi lebih rumit | Jaringan menengah-besar |
| IGRP | Distance Vector | Hitung beberapa metrik | Lebih baik dari RIP | Sudah usang | (Tidak disarankan) |
| EIGRP | Hybrid | Banyak parameter | Sangat cepat & stabil | Cisco only | Jaringan Cisco |
| BGP | Path Vector | Berdasarkan kebijakan | Skala besar | Sangat kompleks | Internet / ISP |
| IS-IS | Link State | Mirip OSPF | Stabil untuk ISP | Jarang dipakai di sekolah | ISP besar |
7. Kesimpulan
Routing statis → cocok untuk belajar dasar
Routing dinamis → wajib dikuasai untuk dunia kerja
Untuk SMK TKJ, fokus utama:
✅ RIP (konsep dasar)
✅ OSPF (standar industri)
✅ EIGRP (jika pakai Cisco)
8. Tugas :
Tuliskan pemahan singkat tentang perbedaan Router dengan Routing?
Tuliskan perbedaan Router Static dan Dinamis, dalam bentuk tabel?
Buatlah Slide PPT (presentasi) dari materi yang telah di pahami?
0 komentar:
Posting Komentar