MODUL PEMBELAJARAN: IP ADDRESS
Mata Pelajaran : Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
Kelas : X
Durasi : 2 x 45 Menit
1. Pengertian IP Address
Apa itu IP Address?
- IP Address (Internet Protocol Address) adalah deretan angka biner (bilangan 0 dan 1) yang unik yang diberikan kepada setiap perangkat yang terhubung ke dalam sebuah jaringan, baik jaringan lokal (LAN) maupun internet.
- Secara sederhana, IP Address seperti alamat rumah di dunia nyata. Jika seseorang ingin mengirim surat, mereka harus tahu alamat tujuan yang jelas. Begitu pula dalam jaringan, jika sebuah komputer ingin mengirim data ke komputer lain, ia harus mengetahui "alamat" atau IP Address dari komputer tujuan tersebut.
Fungsi IP Address:
1. Sebagai Identitas untuk membedakan satu perangkat dengan perangkat lainnya dalam sebuah jaringan.
2. Sebagai Alamat untuk mengetahui lokasi perangkat dalam jaringan, sehingga data dapat dikirimkan ke tujuan yang tepat.
2. Versi IP Address
Ada dua versi IP Address yang utama:
a. IPv4 (Internet Protocol version 4)
- Format: terdiri dari 4 blok angka yang dipisahkan oleh titik (`.`).
- Setiap blok berisi angka dari 0 sampai 255.
- Panjang total: 32 bit.
- Contoh: `192.168.1.1` atau `8.8.8.8` (DNS Google).
- Karena keterbatasan jumlah (hanya sekitar 4,3 miliar alamat), IPv4 hampir habis.
b. IPv6 (Internet Protocol version 6)
- Format: terdiri dari 8 blok yang dipisahkan oleh titik dua (`:`).
- Setiap blok berisi 4 digit heksadesimal (angka 0-9 dan huruf A-F).
- Panjang total: 128 bit.
- Contoh: `2001:0db8:85a3:0000:0000:8a2e:0370:7334`
- Jumlah alamat IPv6 sangat-sangat besar (3.4 x 10^38), sehingga mampu mengatasi masalah kehabisan alamat IPv4.
3. Kelas IP Address (IPv4)
IPv4 dibagi menjadi beberapa kelas untuk memudahkan pengelolaan, terutama untuk jaringan skala besar.
- Kelas A, B, dan C adalah untuk penggunaan umum (unicast).
- Kelas D untuk multicast (mengirim data ke banyak host sekaligus).
- Kelas E dicadangkan untuk penelitian.
4. Jenis-Jenis IP Address Berdasarkan Jangkauannya
a. IP Public
- IP Address yang bersifat global dan dapat diakses langsung dari internet.
- Diberikan oleh Internet Service Provider (ISP) seperti Telkom, IndiHome, Biznet, dll.
- Setiap IP Public harus unik di seluruh dunia.
- Contoh: IP router rumah Anda yang terhubung ke internet.
b. IP Private
IP Address yang digunakan di dalam jaringan lokal (LAN) dan tidak dapat diakses langsung dari internet.
Digunakan untuk komputer, printer, smartphone di dalam jaringan rumah, sekolah, atau kantor.
Rentang IP Private:
- Kelas A: `10.0.0.0` - `10.255.255.255`
- Kelas B: `172.16.0.0` - `172.31.255.255`
- Kelas C: `192.168.0.0` - `192.168.255.255`
Analogi:
- IP Public seperti alamat gedung sekolah (contoh: Jl. Merdeka No. 10).
- IP Private seperti nomor ruangan di dalam sekolah tersebut (contoh: Ruang X-TKJ 1, Lab Jaringan). Orang dari luar tidak bisa langsung masuk ke ruangan tanpa melalui resepsionis (router).
c. IP Dynamic vs Static
- Dynamic IP: IP Address yang berubah-ubah setiap kali perangkat menyala atau setelah waktu tertentu. Diberikan oleh server DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol). Biasa digunakan di rumah dan warnet.
- Static IP: IP Address yang ditetapkan secara manual dan tidak berubah. Digunakan untuk server, printer jaringan, atau perangkat yang perlu selalu ditemukan di alamat yang sama.
5. Subnet Mask
- Apa itu? Subnet Mask adalah angka yang membedakan mana bagian Network ID (identitas jaringan) dan mana bagian Host ID (identitas perangkat) dari sebuah IP Address.
- Fungsinya: Memecah jaringan besar menjadi sub-jaringan (subnet) yang lebih kecil untuk efisiensi dan keamanan.
- Contoh:
IP Address: `192.168.1.10`
Subnet Mask: `255.255.255.0`
Bagian yang `255` menandakan Network ID (`192.168.1`).
Bagian yang `0` menandakan Host ID (`10`).
Jadi, perangkat dengan IP `192.168.1.10` berada di jaringan `192.168.1.0` dan merupakan host ke-10 di jaringan tersebut.
6. Cara Mengetahui IP Address Komputer Kita
Untuk Windows:
1. Buka `Command Prompt` (cmd).
2. Ketik perintah `ipconfig` lalu tekan Enter.
3. Lihat informasi pada `IPv4 Address . . . . . . . . . . . : 192.168.1.10` (contoh).
Untuk Linux/macOS:
1. Buka `Terminal`.
2. Ketik perintah `ifconfig` atau `ip a` lalu tekan Enter.
3. Cari informasi `inet` untuk melihat IP Address.
Ringkasan
1. IP Address adalah alamat unik untuk perangkat dalam jaringan.
2. IPv4 (32-bit, format titik) dan IPv6 (128-bit, format titik dua).
3. Kelas IP (A, B, C, D, E) membantu pengorganisasian jaringan.
4. IP Public untuk internet, IP Private untuk jaringan lokal.
5. IP Dynamic dari DHCP, IP Static diatur manual.
6. Subnet Mask membedakan Network ID dan Host ID.
Latihan Soal
1. Jelaskan dengan kata-katamu sendiri, apa yang dimaksud dengan IP Address dan fungsinya!
2. Sebutkan dan jelaskan perbedaan antara IPv4 dan IPv6!
3. Tentukan termasuk kelas manakah IP Address berikut:
`10.5.2.1`
`172.16.254.1`
`192.168.10.15`
`225.10.1.5`
4. Dari IP Address `172.16.20.5` dengan subnet mask `255.255.0.0`, manakah yang merupakan Network ID dan manakah Host ID?
5. Mengapa IP Private tidak boleh digunakan untuk mengakses internet secara langsung?
Selamat belajar! Pahami konsep dasar ini dengan baik karena IP Address adalah fondasi dari semua jaringan komputer.


0 komentar:
Posting Komentar