Selasa, 03 Februari 2026

Materi IPv6 - X TKJ

SIMULASI KONFIGURASI IPv6 TOPOLOGI SEDERHANA DENGAN CISCO PACKET TRACER






Apa itu IPv6?

IPv6 (Internet Protocol Version 6) adalah protokol internet generasi baru yang menggantikan protokol versi sebelumnya (IPv4). 

Sistem yang memungkinkan komunikasi ditransfer melewati jaringan.

IPv6 terdiri atas128-bit dinotasikan ke dalam heksadesimal 

(misalnya : 2001:DB8:8::260:97ff:fe40:efab), berkapasitas sekitar 340 triliun, triliun (340 zilions) IP Address. IPv6 dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF). 

Meskipun konsepnya sudah sejak 1998, namun baru dipakai untuk menggantikan IPv4 ditahun 2017.


Jenis — Jenis Alamat IPv6

Ada 3 jenis alamat IPv6, teridiri dari :

1. Unicast, komunikasi one-to-one/tunggal-ke-tunggal, sumber tunggal mengirimkan data ke tujuan tunggal.

2. Multicast, komunikasi one-to-many/tunggal-ke-banyak, sebuah transmisi yang diterima oleh sekelompok perangkat sebagai tujuannya.

3. Anycast, mirip dengan multicast, namun sumbernya memilih tujuan yang terdekat diantara banyak tujuan untuk transmisinya.


Keunggulan IPv6, teridiri dari :

1. Lebih banyak alamat yang tersedia.

2. Koneksi lebih baik dalam jaringan p2p.

3. Lebih cepat.

4. Konfigurasi otomatis.

5. Efisien routing.

6. Keamanan tinggi.

7. Tingkat konversi lebih tinggi.


Praktik IPv6

Ikuti langkah-langkahnya sebagai berikut :

note : saya menggunakan packet tracer versi 6.2

Langkah 1:


1. tambahkan 2 Router 1841 atau jenis lainnya, tapi disini saya menggunakan Router 1841.

2. 2 Switch.

3. 4 PC.

Perangkat Router, Switch dan PC

tampilan hasil topologi:

Selanjutnya tentukan kabel penghubung untuk Router, Switch dan PC, berikut :

1. Kabel Serial DTE
2. Kabel Cooper Straight-Through

Untuk menghubungkan Router 1841 (belum memiliki koneksi) makanya harus ditambahkan slot serial dengan melakukan drag module WIC-1T ke bagian Router, sebelum menambahkan power on di offkan terlebih dahulu, seperti dibawah ini :
Router belum ditambahkan module WIC-1T

Module WIC-1T ditambahkan ke Router
Router sudah ditambahkan module WIC-1T

Setelah itu Kabel DTE dapat dihubukan Router ke Router, sedangkang Kabel Cooper Straight-Through, untuk menghubungkan Router dengan Switch, begitu juga dengan Switch ke setiap PC.


Langkah kedua, kita tentukan 3 Subnet Jaringan yang akan digunakan, berikut 3 Subnet yang saya gunakan untuk mengkonfigurasi IPv6 :

2001:036::/64==>Jaringan 1
2001:037::/64==>Jaringan 2
2001:038::/64 ==> Jaringan 3



Selanjutnya kita konfigurasi Router 1, sebagai berikut :

1. Klik perangkat Router1
2. Pilih CLI (IOS Command Line Interface)
3. Input/Ketik perintah diberikut :

Continue with Configuration dialog? [yes/no]: no

Router> enable

Router#conf terminal

Router {Config}#ipv6 unicast-routing

Router {Config-if}#interface fastEthernet 0/0

Router {Config-if}#ipv6 enable

Router {Config-if}#ipv6 address 2001:036::1/64

Router {Config}# ipv6 address fe80::1 link-local

Router {Config-if}#no shutdown

Router {Config-if}#exit



Kemudian input dan ketikkan perintah IPv6 untuk Port Serial 0/0/0 pada Router 1, sebagai berikut :

Router {Config}#interface serial 0/0/0

Router {Config-if}#ipv6 enable

Router {Config-if}#ipv6 address 2001:037::1/64

Router {Config-if}#no shutdown

Router {Config-if}#exit



Konfigurasi IPv6 pada Router 2

Ikuti langkahnya sebagai berikut :

1. Klik perangkat Router2
2. Pilih CLI (IOS Command Line Interface)
3. Input/Ketik perintah diberikut :

Continue with Configuration dialog? [yes/no]: no

Router> enable

Router#conf terminal

Router {Config}#ipv6 unicast-routing

Router {Config-if}#interface fastEthernet 0/0

Router {Config-if}#ipv6 enable

Router {Config-if}#ipv6 address 2001:038::1/64

Router {Config}# ipv6 address fe80::1 link-local

Router {Config-if}#no shutdown

Router {Config-if}#exit



Kemudian input dan ketikkan perintah IPv6 untuk Port Serial 0/0/0 pada Router 2, sebagai berikut :

Router {Config}#interface serial 0/0/0

Router {Config-if}#ipv6 enable

Router {Config-if}#ipv6 address 2001:037::2/64

Router {Config-if}#no shutdown

Router {Config-if}#exit

Note : Perintah untuk melihat hasil konfigurasi, bisa menggunakan perintah dibawah ini

R1(config)#do show ipv6 interface fastethernet0/0




Hasilnya seperti ini :
Hasil Router 1 IPV6 Interface Fastethernet 0/0
Hasil Router 2 IPV6 Interface Fastethernet 0/0

Langkah ketiga, setelah konfigurasi kedua Router, selanjutnya melakukan routing agar dapat terhubung dari satu jaringan ke jaringan lain maka akan dilakukan routing dinamis menggunakan Routing RIP. Sebagai berikut :


Router 1, sebagai berikut :

1. Klik perangkat Router1
2. Pilih CLI (IOS Command Line Interface)
3. Input/Ketik perintah diberikut :

Router {Config}#ipv6 router rip ciscorip

Router {Config-rtr}#exit

Router {Config}#interface fastEthernet 0/0

Router {Config-if }#ipv6 rip ciscorip enable

Router {Config-if}#exit

Router {Config}#interface serial 0/0/0

Router {Config-if}#ipv6 rip ciscorip enable

Router {Config-if}#exit

Router {Config}#exit

Perintah untuk menyimpan konfigurasi pada router :

Router #copy running-config startup-config

Kemudian Router 2, sebagai berikut :

1. Klik perangkat Router2

2. Pilih CLI (IOS Command Line Interface)

3. Input/Ketik perintah diberikut :

Router {Config}#ipv6 router rip ciscorip

Router {Config-rtr}#exit

Router {Config}#interface fastEthernet 0/0

Router {Config-if}#ipv6 rip ciscorip enable

Router {Config-if}#exit

Router {Config}#interface serial 0/0/0

Router {Config-if}#ipv6 rip ciscorip enable

Router {Config-if}#exit

Router {Config}#exit

Perintah untuk menyimpan konfigurasi pada router :

Router #copy running-config startup-config

Perintah untuk menunjukkan table routing yang telah terbentuk secara otomasi

Router #show ipv6 route

Hasilnya seperti ini :

Hasil Router 1
Hasil Router 2

NOTE PERINTAH-PERINTAH pada Config IPV6

Perintah-perintah Config IPV6

Langkah keempat, melakukan konfigurasi pada masing-masing PC dengan setting IP otomatis dengan melakukan Auto Config, sebagai berikut :


Pada PC 0

1. Klik PC0
2. Pilih Config
3. Pilih fastethernet 0
4. Pilih IPv6 Configuration
5. Klik Auto Config
Config PC0


Pada PC 1

1. Klik PC1
2. Pilih Config
3. Pilih fastethernet 0
4. Pilih IPv6 Configuration
5. Klik Auto Config
Config PC1

Pada PC 2
1. Klik PC2
2. Pilih Config
3. Pilih fastethernet 0
4. Pilih IPv6 Configuration
5. Klik Auto Config

Config PC2


Pada PC 3

1. Klik PC3
2. Pilih Config
3. Pilih fastethernet 0
4. Pilih IPv6 Configuration
5. Klik Auto Config
Config PC3


Selesai mengkonfigurasi masing-masing PC, langkah selanjutnya tes pengiriman masing-masing PC apa sudah saling terhubung.
Haslil Test PC ke PC


Kita juga bisa melakukan test jaringan dengan command prompt, sebagai contoh kita pilih PC0, seperti berikut :

1. Klik PC0
2. Pilih Desktop
3. Klik Command Prompt
4. Ketik Perintah dibawah ini

Ping 2001:36::250:FFF:FE46:3A9E
Hasil Test Command Prompt PC0

Berhasil dilakukan test ping pada PC0, bisa dilakukan pada PC yang lainnya. Selamat Mencoba 

Sumber Referensi:

  • https://id.wikipedia.org/wiki/IPv6?source=post_page-----b7a1c25cf2d2---------------------------------------
  • https://id.wizcase.com/blog/apa-itu-ipv6-dan-mengapa-semestinya-anda-peduli/?source=post_page-----b7a1c25cf2d2---------------------------------------
  • https://www.youtube.com/watch?v=IjEH3G9je0c
  • https://medium.com/@baenings/tutorial-konfigurasi-ipv6-topologi-sederhana-dengan-cisco-packet-tracer-b7a1c25cf2d2