Mengenal Komponen Motherboard Komputer ! Apa saja itu?
Motherboard atau papan induk adalah perangkat keras utama dalam CPU yang menjadi tempat terhubungnya berbagai komponen komputer lainnya.
Fungsinya sebagai penghubung antar perangkat dalam sistem komputer.
Bentuknya menyerupai papan, sesuai dengan namanya.
Motherboard terdiri dari beragam komponen, dan masing-masing memiliki fungsi khusus.
Mari kita pelajari lebih lanjut komponen-komponen motherboard dan fungsinya.
Komponen-Komponen Motherboard
Motherboard memiliki beberapa komponen penting yang perlu dikenali dan dipahami fungsinya.
Hal ini penting agar tidak terjadi kesalahan saat memasang atau menggunakannya.
Berikut ini adalah 8 jenis komponen utama motherboard yang akan dijelaskan beserta fungsinya. Ayo simak!
1. Socket Prosessor atau CPU Socket
CPU Socket adalah komponen pada motherboard yang berfungsi sebagai tempat memasang prosesor.
Biasanya dilengkapi dengan 4 lubang untuk penyangga Heatsink Fan, yang berfungsi membantu menghantarkan panas saat prosesor bekerja.
Pemilihan CPU socket harus disesuaikan dengan jenis prosesor yang digunakan.
Contohnya, prosesor AMD tidak bisa dipasang di motherboard untuk Intel, karena jenis socket-nya berbeda.
Jadi, sebelum membeli motherboard, pastikan kompatibel dengan prosesor yang dimiliki agar bisa berfungsi dengan baik.
2. Slot Memory
Slot Memory adalah komponen pada motherboard yang digunakan untuk memasang RAM.
Bentuknya memanjang dan biasanya terletak berdekatan dengan CPU socket.
Umumnya, motherboard memiliki lebih dari satu slot memory.
Saat membeli RAM, pastikan jenisnya cocok dengan slot memory yang tersedia, karena setiap slot hanya mendukung jenis RAM tertentu (seperti DDR3, DDR4, atau DDR5).
3. Slot SATA dan Slot IDE
Slot SATA dan Slot IDE adalah komponen motherboard yang berfungsi untuk menghubungkan perangkat seperti hard disk atau CD/DVD-ROM ke komputer.
-
Slot SATA menggunakan kabel kecil dan lebih modern.
-
Slot IDE menggunakan kabel lebih besar dan mulai jarang digunakan.
Saat ini, hard disk yang umum digunakan adalah tipe SATA, sehingga slot SATA lebih disarankan.
Namun, jika kamu masih memiliki hard disk IDE, motherboard dengan slot IDE tetap bisa digunakan.
Pastikan memilih motherboard yang sesuai dengan jenis hard disk yang kamu miliki.
4. Slot PCI dan Slot AGP
Slot PCI dan Slot AGP berfungsi sebagai tempat memasang VGA card (Graphic Card).
-
Slot AGP digunakan untuk VGA card model lama dan kini sudah jarang dipakai.
-
Slot PCI (khususnya PCI Express/PCIe) digunakan pada VGA card terbaru dan umum tersedia di motherboard modern.
Jadi, motherboard saat ini lebih banyak menggunakan slot PCIe karena kompatibel dengan VGA card terbaru.
5. UEFI Chip dan Basic Input Output System (BIOS)
BIOS adalah sebuah chip pada motherboard yang berfungsi untuk mengontrol semua hardware dan bertanggung jawab dalam proses booting komputer.
Kini, BIOS telah digantikan oleh UEFI, yang memiliki fitur lebih canggih, meskipun fungsinya tetap sama.
Chip BIOS/UEFI berbentuk kecil dan letaknya berbeda-beda di setiap motherboard, biasanya bisa dikenali melalui tulisan atau merk BIOS/UEFI di dekatnya.
6. Battery CMOS
CMOS (Complimentary Metal Oxide Semiconductor) adalah baterai kecil pada motherboard yang berfungsi sebagai sumber daya untuk BIOS dan menyimpan pengaturan BIOS, seperti tanggal, waktu, dan password.
Jika lupa password BIOS, mencabut CMOS battery dapat mengembalikan pengaturan BIOS ke setelan pabrik (default).
Ukurannya kecil, tetapi sedikit lebih besar dari baterai jam tangan.
7. Power Connector
Tanpa power connector, motherboard dan komponen lainnya tidak akan mendapatkan aliran listrik untuk beroperasi.
Perannya sangat penting dalam menyalurkan energi ke seluruh bagian komputer.
8. Input/Output Ports (I/O Ports)
Contohnya seperti USB port, port LAN, HDMI, dan audio jack.
Melalui I/O Ports, pengguna dapat menghubungkan keyboard, mouse, flashdisk, printer, internet, dan perangkat lainnya ke komputer.
Sebelum membeli atau memasang perangkat, pastikan untuk memeriksa spesifikasi motherboard yang kamu miliki.
Hal ini penting agar semua komponen kompatibel dan dapat berfungsi dengan baik, serta menghindari kesalahan dalam pemasangan.
0 komentar:
Posting Komentar