Rabu, 03 September 2025

Mengenal Sistem Operasi: Panduan Cara Install Windows 11 di VirtualBox

Panduan Cara Install Windows 11 di VirtualBox 



Windows 11 merupakan sistem operasi terbaru dari Microsoft sebagai penerus Windows 10. Perubahan paling mencolok terlihat pada tampilan visual, yaitu start menu dan icon taskbar yang kini berada di posisi tengah, mirip dengan macOS. Perubahan ini dianggap mengejutkan karena berbeda dari pakem Windows sebelumnya yang selalu di kiri.

Selain tampilan, Windows 11 juga membawa banyak fitur baru yang membuat banyak orang tertarik mencobanya. Namun, karena saat ini sebagian besar yang tersedia masih berupa versi Insider (belum final), banyak pengguna memilih mengujinya terlebih dahulu di virtual machine sebelum benar-benar menginstalnya di perangkat utama.


Cara Install Windows 11 di VirtualBox


Tutorial kali ini saya akan menjelaskan mengenai langkah-langkah cara install Windows 11 di virtualbox secara lengkap, mulai dari membuat virtual machine baru sampai dengan proses instalasi Windows 11.

Terlebih dahulu pastikan anda sudah menginstall virtualbox versi terbaru dan file ISO Windows 11 nya. Jika belum punya, download disini:
VirtualBox
Windows 11 ISO

Simak langkah-langkah cara install Windows 11 di virtualbox dibawah ini:

1. Buka aplikasi VirtualBox kemudian klik New untuk membuat virtual machine.



2. Selanjutnya masukkan nama, tipe dan versi virtual machine nya (sesuaikan dengan yang ada di gambar). Lalu klik Next.



3. Kemudian atur memory menjadi 3048MB (3GB). Jika anda mengaturnya dibawah 3GB, besar kemugkinan anda akan mengalami bluescreen saat proses instalasinya nanti. Selanjutnya klik Next.



4. Pilih Create a virtual hard disk now selanjutnya klik Create.



5. Pilih VDI (VirtualBox DIsk Image) kemudian klik Next.



6. Selanjutnya pilih Dynamically allocated lalu klik Next.



7. Kemudian atur virtual harddisk menjadi 50GB kemudian Create.



8. Selanjutnya masuk ke menu Settings.



9. Kemudian pilih Storage, kemudian klik Empty. Selanjutnya anda klik ikon CD seperti yang ditunjuk tanda panah.



10. Pilih Choose a disk file.



11. Pilih file ISO Windows 11 yang sudah anda download sebelumnya. Klik Open.



12. File ISO Windows 11 berhasil ditambahkan, kemudian pilih OK.



13. Untuk menjalankan virtual machine, klik Start.



14. Jika muncul notifikasi seperti ini, tinggal pilih opsi file ISO Windows 11 lalu Start.



15. Akan tampil jendela awal instalasi Windows 11 seperti gambar dibawah. Langsung saja pilih Next.



16. Kemudian pilih Install now.



17. Anda disuruh untuk memasukkan product key. Kita bisa skip langkah ini, tinggal pilih I don’t have a product key.



18. Pilih versi Windows 11 yang anda inginkan, disini saya merekomendasikan Windows 11 Pro.



19. Centang pada opsi kebijakan dan persyaratan lisensi kemudian pilih Next.



20. Kemudian pilih Custom: Install Windows onlu (advanced).





21. Pilih New untuk membuat partisi baru. Saya sarankan untuk membuat minimal 2 partisi, 1 partisi C: dan 1 partisi untuk menyimpan data-data anda.



22. Disini kita membuat partisi C: nya terlebih dahulu, 25GB sudah lebih dari cukup untuk virtual machine. Selanjutnya klik Apply.



23. Jika muncul notifikasi seperti ini, tinggal pilih OK.



24. Sisa harddisk bisa anda gunakan untuk membuat partisi lagi, jadi nantinya ada dua partisi. Kemudian pilih Apply.



25. Pilih Drive 0 Partititon 2 sebagai partisi sistem (tempat dimana file sistem Windows 11 diletakkan) kemudian pilih Next.



26. Tunggu proses instalasi Windows 11 hingga selesai.



27. Virtual machine akan mengalami restart beberapa kali, tidak usah panik, itu bagian dari proses instalasi.



28. Pilih negara tempat anda tinggal, kemudian pilih Yes.



29. Untuk layout keyboardnya, biarkan US saja jangan diubah. Kemudian pilih Yes.



30. Selanjutnya pilih Skip.



31. Pilih Set up for personal use, kemudian pilih Next.



32. Pilih Sign-in options kemudian pilih Next.



33. Kemudian pilih Offline account.



34. Selanjutnya pilih Limited experience.



35. Masukkan nama pengguna misal: NESABAMEDIA kemudian pilih Next.



36. Masukkan password agar tidak sembarang orang dapat mengakses virtual machine anda, jika tidak ingin menambahkannya, tinggal kosongkan saja. Pilih Next.



37. Pilih Next.



38. Tunggu sebentar untuk proses ini.



39. Well done, instalasi Windows 11 telah berhasil.




Seperti itulah penjelasan mengenai pengenalan Windows 11 beserta perubahan-perubahan yang ada di dalamnya. Jika Anda masih merasa bingung atau memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menuliskannya pada kolom komentar. InsyaAllah akan saya jawab ketika ada waktu luang. Semoga bermanfaat dan selamat belajar!

Latihan Soal Essay (Evaluasi)

  1. Jelaskan secara singkat apa yang dimaksud dengan Windows 11!

  2. Sebutkan perbedaan paling mencolok antara tampilan Windows 10 dan Windows 11!

  3. Mengapa banyak pengguna menganggap perubahan posisi start menu di Windows 11 cukup mengejutkan?

  4. Menurut pendapatmu, apa keuntungan dari start menu dan taskbar diletakkan di tengah?

  5. Mengapa banyak pengguna lebih memilih mencoba Windows 11 di virtual machine terlebih dahulu?

  6. Apa yang dimaksud dengan versi Insider dalam Windows 11?

  7. Bagaimana menurutmu dampak perubahan visual Windows 11 terhadap pengalaman pengguna?

  8. Jelaskan peran VirtualBox dalam mencoba sistem operasi baru seperti Windows 11!

  9. Menurut pendapatmu, apakah perubahan Windows 11 lebih mendekati konsep macOS? Berikan alasannya!

  10. Apa harapanmu terhadap fitur-fitur Windows 11 yang belum ada di Windows 10?


~ Selamat Belajar ~

Sumber Referensi : 
[1] OpenAI, "Ringkasan materi Windows 11," ChatGPT, Sep. 3, 2025. [Online]. Available: https://chat.openai.com/
[2] M. Zakaria, "Cara install Windows 11 di VirtualBox (terbaru & lengkap)," NesabaMedia, Feb. 7 2023. [Online]. Available: https://www.nesabamedia.com/cara-install-windows-11-di-virtualbox/

Selasa, 02 September 2025

Administrasi Server Jaringan : Latihan Soal Kelas XI

Administrasi Server Jaringan : Latihan Soal Kelas XI

Latihan soal tentang Administrasi Jaringan (DNS dan Webserver) Part 1

Silakan dikerjakan dibuku tulis, dan difotokan hasil kerjanya digrup.


SOAL PILIHAN GANDA

A. Soal Pilihan Ganda (20 Soal)

1. Kepanjangan dari DNS adalah... 

a.Dynamic Naming System

 b.Domain Name System

c. Data Network Service 

d.Digital Naming Server

e.Domain Network Service


2. Port standar yang digunakan oleh DNS server adalah... 

a.Port 20 

b.Port 25 

c.Port 53 

d.Port 80 

e.Port 443


3. Jenis record DNS yang digunakan untuk mengarahkan domain ke alamat IP adalah... a.MX Record 

b.CNAME Record 

c.A Record 

d.TXT Record 

e.NS Record


4. Webserver yang bersifat open source dan paling banyak digunakan adalah... 

a.IIS 

b.Apache 

c.Nginx 

d.LiteSpeed 

e.Tomcat


5. Port default untuk HTTP adalah... 

a.Port 21 

b.Port 25 

c.Port 53 

d.Port 80 

e.Port 443


6. Record DNS yang digunakan untuk email adalah... 

a.A Record 

b.CNAME Record 

c.MX Record 

d.PTR Record 

e.TXT Record


7. File konfigurasi utama Apache di Linux biasanya terletak di... a./etc/httpd/conf/httpd.conf 

b./var/www/html/ 

c./home/apache/config 

d./usr/local/apache/ 

e./bin/apache/config


8. Perintah untuk menguji koneksi DNS dan melihat resolusi nama domain adalah... a.ping 

b.nslookup 

c.tracert 

d.ipconfig 

e.netstat


9. HTTPS menggunakan port default... 

a.Port 80 

b.Port 143 

c.Port 443 

d.Port 993 

e.Port 2083


10. Jenis record DNS yang digunakan untuk alias (nama lain) dari suatu domain adalah... 

a.A Record 

b.MX Record 

c.CNAME Record 

d.TXT Record 

e.SRV Record


11. Direktori default untuk menyimpan file website di Apache adalah... 

a./etc/www/ 

b./var/www/html/ 

c./home/httpd/ 

d./usr/local/www/ 

e./public_html/


12. Perintah untuk restart service Apache di Ubuntu adalah... 

a.systemctl restart apache 

b.service apache restart 

c.systemctl restart apache2 

d./etc/init.d/apache restart 

e.restart apache2


13. Record DNS yang digunakan untuk verifikasi kepemilikan domain biasanya menggunakan... 

a.A Record 

b.MX Record 

c.CNAME Record 

d.TXT Record 

e.NS Record


14. Software yang digunakan sebagai DNS server di Linux adalah... 

a.Apache 

b.BIND 

c.MySQL 

d.PHP 

e.Postfix


15. File yang berisi zona DNS (zone file) biasanya disimpan di... 

a./etc/bind/ 

b./var/www/ 

c./home/dns/ 

d./usr/local/bind/ 

e./etc/dns/


16. Virtual Host pada Apache berfungsi untuk... 

a.Mengatur keamanan website 

b.Menjalankan multiple website pada satu server 

c.Mengatur bandwidth website 

d.Membackup database website 

e.Mengkompresi file website


17. Perintah untuk menguji konfigurasi Apache tanpa restart adalah... 

a.apachectl configtest 

b.httpd -t 

c.apache2 -t 

d.apache-test 

e.Semua benar


18. TTL dalam DNS adalah...

a.Time To Live - waktu caching record DNS 

b.Total Transfer Limit - batas transfer data 

c.Time To Load - waktu loading website 

d.Technical Task List - daftar tugas teknis 

e.Terminal Transport Layer - layer transport terminal


19. Untuk mengarahkan subdomain seperti "www" ke domain utama, digunakan record... 

a.A Record 

b.MX Record 

c.CNAME Record 

d.TXT Record 

e.SRV Record


20. File yang digunakan untuk mengatur nameserver di Linux adalah... 

a./etc/hostname 

b./etc/hosts 

c./etc/resolv.conf 

d./etc/network/interfaces 

e./etc/sysconfig/network


B. Soal Esay (5 Soal)

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan DNS dan fungsinya dalam jaringan!

2. Sebutkan dan jelaskan minimal 4 jenis record DNS beserta fungsinya!

3. Jelaskan langkah-langkah konfigurasi virtual host pada Apache!

4. Apa perbedaan antara HTTP dan HTTPS? Jelaskan dari segi keamanan dan port yang digunakan!

5. Jelaskan proses yang terjadi ketika seorang user mengetikkan alamat website di browser hingga halaman website ditampilkan!


~ Selamat Mengerjakan ~

Senin, 01 September 2025

Install Sistem Operasi Windows: Perbedaan MBR dan GPT Pada Hardisk


Perbedaan MBR dan GPT Pada Hardisk




Perbedaan MBR dan GPT yang utama adalah bahwa MBR memiliki beberapa keterbatasan untuk penggunaan hardisk modern saat ini. Perbedaan yang paling mendasar adalah bahwa MBR hanya dapat menangani empat partisi utama dan kapasitas hardisk maksimal 2TB sedangkan GPT tidak memiliki batas partisi dan dirancang untuk mendukung hardisk dengan kapasitas lebih dari 2 TB.

MBR dan GPT ini adalah cara untuk menginisialisai sebuah hardisk, dimana informasi partisi hardisk dan lainnya akan disimpan. Perbedaan teknologi MBR dan GPT ini tentunya juga tidak terlepas dikarenakan kedua teknologi ini dibuat pada masa yang berbeda.

Mengetahui perbedaan MBR dan GPT akan sangat membantu pada saat kita akan melakukan pergantian hardisk, inisialisasi hardisk baru atau pembuatan partisi pada saat akan melakukan instalasi sistem operasi.

Pilihan MBR dan GPT pada saat inisialisai hardisk baru

Jika kita menggunakan versi Windows yang mendukung GPT, maka saat menyiapkan hardisk di jendela Disk Management, maka akan muncul perintah Initialize Disk seperti gambar diatas. Apabila kita memilih GPT dan mengklik OK maka akan menginisialisasi hardisk dengan skema partisi GPT.


Apa Itu MBR dan GPT

Pengertian MBR


MBR (Master Boot Record) adalah sector pertama hardisk yang dimaksudkan untuk digunakan dengan sistem yang kompatibel dengan PC IBM dan seterusnya. Konsep MBR diperkenalkan secara publik pada tahun 1983 bersamaan dengan sistem operasi DOS 2.0.

MBR menyimpan tabel partisi untuk hardisk dan informasi tentang bagaimana partisi yang berisi file sistem diatur pada hardisk tersebut. MBR juga berisi sejumlah kode yang dapat dieksekusi yang berfungsi sebagai loader untuk sistem operasi yang diinstal. Kode MBR ini disebut sebagai boot loader.

Dengan MBR kita bisa membuat hingga 4 partisi utama pada hardisk atau 3 partisi utama dan satu Extended Partition. Partisi tambahan ini dapat berisi satu atau lebih drive logis.
Struktur hard disk dengan skema partisi MBR

Pada gambar diatas mengilustrasikan contoh tata letak tiga partisi utama dan satu partisi tambahan yang didalamnya berisi 4 drive logis.

Hanya satu dari partisi utama yang ditandai aktif dan partisi itulah yang akan di-boot. Sedangkan Partisi Extended tidak dapat di-boot. Jumlah logical drive pada partisi tambahan ini dapat tidak terbatas.

Pengertian GPT


GPT (GUID Partition Table) adalah standar untuk tata letak tabel partisi perangkat penyimpanan komputer, seperti hard disk drive atau solid state drive, menggunakan Universally Unique Identifiers (UUI) yang dikenal juga sebagai Globally Unique Identifiers (GUIDs).

GPT dirancang sebagai peningkatan sistem partisi MBR. GPT adalah bagian dari standar Extensible Firmware Interface (EFI) yang dirancang untuk menggantikan BIOS. Meskipun begitu GPT juga dapat digunakan pada sistem BIOS yang lebih lama.


Hardisk dengan skema MBR akan menyimpan partisi dan data boot di satu tempat, Sedangkan GPT menyimpan banyak salinan data ini di seluruh disk, yang membuatnya lebih mudah untuk dipulihkan setelah data rusak di GPT.


Disk GPT juga menyimpan nilai CRC (cyclic redundancy check) untuk memeriksa apakah datanya utuh. Apabila data rusak, GPT dapat melihat masalah dan mencoba memulihkan data yang rusak dari lokasi lain pada disk tersebut.

5 Perbedaan MBR dan GPT Yang Harus Diketahui


Dibandingkan dengan MBR, GPT mempunyai beberapa kelebihan yang membuatnya lebih baik untuk kita gunakan pada sistem komputer yang terbaru. Berikut 5 perbedaan MBR dan GPT pada hardisk yang perlu kita ketahui.

1. Kapasitas Hardisk

Apabila MBR hanya bisa menangani kapasitas hardisk sampai 2 TB saja, sehingga apabila kita mempunyai hardisk 3 TB, maka sisanya yang 1 TB akan diabaikan.

Sedangkan GPT bisa menangani sampai dengan 9,44 ZB (Zetta Byte). Dimana 1 ZB = 1 073 741 824 Terabyte.

2. Jumlah Partisi


MBR hanya bisa membuat 4 partisi utama pada hardisk sedangkan GPT bisa membuat samapai 128 partisi utama. Sehingga dengan GPT kita tidak perlu membuat partisi tambahan atau drive logis lagi.

3. Firmware / Mode Boot


MBR menggunakan tabel partisi BIOS yang merupakan standar lebih lama. Sedangkan GPT menggunakan UEFI yang merupakan standar yang lebih baru.

Jika motherboard komputer hanya mendukung boot Legacy / BIOS, maka kita hanya dapat mem-boot Windows dari hardisk MBR.

Sebaliknya, jika motherboard komputer hanya mendukung boot UEFI, maka kita harus menggunakan skema partisi GPT pada hardisk tersebut.

4. Sistem Operasi


MBR digunakan pada sistem operasi Windows 7 dan versi sebelumnya. Sedangkan GPT membutuhkan sistem operasi yang lebih baru yaitu mulai dari Windows 8/8.1, Windows 10 32-bit dan Windows 10 64-bit.

5. Keamanan

Apabila tabel partisi di MBR rusak, tidak ada yang dapat dilakukan untuk mengambil data. Sedangkan GPT memberikan keandalan yang lebih baik karena replikasi dan perlindungan cyclical redundancy check (CRC) dari tabel partisi dan data.

Demikianlah uraian singkat tentang beberapa perbedaan MBR dan GPT pada hardisk. Tetapi meskipun teknologi GPT lebih baik dibanding MBR kita tidak perlu serta merta mengubah hardisk MBR menjadi GPT.


sumber referensi: 
https://catatanteknisi.com/perbedaan-mbr-dan-gpt

10 Software Wajib di Komputer yang Harus Ada!

 ðŸ–¥️ 10 Software Wajib di Komputer yang harus ada!



Sebagai Teknisi Komputer, dipastikan untuk mengetahui kebutuhan dari penggunanya, minimal harus mengetahui software apa saja yang harus ada dalam komputer. supaya memberikan kepuasan kepada pelanggan. Tentunya kebutuhan software pada masing-masing komputer itu berbeda, terlebih jika difungsikan untuk kebutuhan khusus seperti Game, Desain, dan lainnya.

Secara standar teknisi harus mengetahui minimal software yang harus ada pada sebuah Komputer, artinya setelah komputer diinstall maka harus ada tambahan aplikasi sebagai pelengkap untuk penggunaan standar komputer. Artikel ini akan membahas 10 software wajib yang harus ada di komputer beserta fungsinya.

1. Sistem Operasi (Operating System)

Sistem operasi adalah software paling penting dalam komputer karena berfungsi sebagai pengendali seluruh perangkat keras dan perangkat lunak.

  • Contoh: Windows 10/11, Linux Ubuntu.

  • Fungsi: Menjalankan aplikasi, menghubungkan hardware dan software, serta mengelola sumber daya komputer.

2. Office Suite (Perangkat Perkantoran)

Office suite adalah kumpulan aplikasi perkantoran yang biasa digunakan untuk membuat dokumen, laporan, tabel data, hingga presentasi.

  • Contoh: Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint), LibreOffice.

  • Fungsi:

    • Word → membuat dokumen dan surat.

    • Excel → mengolah data dan membuat laporan keuangan.

    • PowerPoint → membuat presentasi.

3. Browser Internet

Browser adalah software yang digunakan untuk menjelajahi internet dan mengakses informasi.

  • Contoh: Google Chrome, Mozilla Firefox, Microsoft Edge.

  • Fungsi:

    • Membuka situs web.

    • Mengakses aplikasi berbasis web (Google Docs, Email, dsb).

    • Mendukung pembelajaran daring.

4. Software Email & Komunikasi

Dalam dunia kerja modern, komunikasi online menjadi kebutuhan utama.

  • Contoh: Microsoft Outlook, Mozilla Thunderbird, Zoom, Google Meet.

  • Fungsi:

    • Mengirim dan menerima email.

    • Rapat online (meeting).

    • Diskusi jarak jauh dengan tim.

5. Antivirus & Security

Antivirus melindungi komputer dari ancaman virus, malware, dan pencurian data.

  • Contoh: Windows Defender, Avast, Smadav.

  • Fungsi:

    • Mencegah masuknya virus.

    • Membersihkan file berbahaya.

    • Menjaga keamanan data kantor/sekolah.

6. PDF Reader

Sebagian besar dokumen resmi perkantoran menggunakan format PDF.

  • Contoh: Adobe Acrobat Reader, Foxit Reader.

  • Fungsi: Membuka, membaca, memberi catatan/anotasi pada file PDF.


7. File Compression Utility

Software ini digunakan untuk mengompres dan mengekstrak file agar lebih ringan dan mudah dibagikan.

  • Contoh: WinRAR, 7-Zip.

  • Fungsi:

    • Mengurangi ukuran file.

    • Membuat arsip data.

    • Mempermudah pengiriman file via email.

8. Media Player

Untuk mendukung presentasi maupun pembelajaran multimedia, komputer memerlukan software pemutar media.

  • Contoh: VLC Media Player, Windows Media Player.

  • Fungsi: Memutar video, musik, atau audio pembelajaran.

9. Backup & Cloud Storage

Penyimpanan data di cloud sangat penting agar file tidak hilang jika komputer rusak.

  • Contoh: Google Drive, OneDrive.

  • Fungsi:

    • Menyimpan file penting secara online.

    • Memudahkan kolaborasi.

    • Bisa diakses dari berbagai perangkat.

10. Utility Perawatan Sistem

Software perawatan komputer membantu menjaga kinerja sistem tetap optimal.

  • Contoh: CCleaner.

  • Fungsi:

    • Membersihkan file sampah.

    • Mengoptimalkan registry.

    • Mempercepat kinerja komputer.

Kesimpulan

Software wajib di komputer bukan hanya membantu pekerjaan kantor, tetapi juga mendukung pembelajaran TKJ di sekolah. Dengan memahami fungsi masing-masing software, siswa dapat lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja maupun praktik di laboratorium komputer.

Latihan Soal (Essay)

Kerjakan soal dibawah ini pada buku kalian, soal dan jawaban ditulis dibuku!
  1. Mengapa sistem operasi disebut sebagai software paling penting di komputer?

  2. Sebutkan perbedaan antara Microsoft Office dan LibreOffice!

  3. Apa fungsi utama browser dalam aktivitas perkantoran?

  4. Mengapa penggunaan antivirus sangat diperlukan di komputer kantor?

  5. Sebutkan minimal 3 software komunikasi yang sering digunakan di kantor!

  6. Jelaskan fungsi file compression utility seperti WinRAR!

  7. Apa keuntungan menggunakan cloud storage dibanding menyimpan data hanya di harddisk?

  8. Mengapa PDF Reader termasuk software wajib di komputer perkantoran?

  9. Sebutkan contoh media player dan jelaskan manfaatnya dalam pembelajaran TKJ!

  10. Bagaimana peran software utility seperti CCleaner dalam menjaga performa komputer?


~ Selamat Mengerjakan ~